PIDATO - Syifa Ainur Rohmah "MEMBANGUN UKHUWAH WATHANIYAH"
MEMBANGUN UKHUWAH WATHANIYAH
Salah satu anugerah allah yg diberikan kepada sebuah
negara adalah keberagaman, keberagaman inilah ygdianggap kekayaan bangsa yg
harus dijaga. Disinilah pentingnya kita membangun ukhuwah wathaniyah atau
persaudaraan sesama bangsa. Nah teman teman ada yang tahu tidak bagamana cara
membangun ukhuwah wathaniyah itu?? Jadi, ada beberapa cara untuk membangun
ukhuwah wathaniyah agar persatuan tidak tergoyahkan.
1. Tasamuh (toleransi), sikap saling menghargai memberikan hak kepada orang lain yg berbeda dengan kita untuk membangun toleransi harus saling mengenal. Sebagaimana allah berfirman dalam surah alhujurat ayat 13 :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
2. menumbuhkan cinta tanah air pada diri kita, “hubbul wathan minal iman” cinta tanah air sebagian dari iman bangunkan “sense of belonging” rasa memiliki yg kuat seperti rasul cinta madinah dan mekkah.
3.
Ta’awun
(tolong menolong) dalam QS al-maidah penggalan ayat 2 :
وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ
“tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan”. kita semua harus bekerja sama melindungi bangsa kita serta menegakkan hukum yg adil jangan tumpul keatas tajam kebawah.
4.
Berpegang
teguh pada konsensus kebangsaan kita, kalau diindonesia kita sepakat UUD 45,
Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan juga NKRI selaras dalam pandangan islam,
maka dari itu kita hrus berpegang teguh dengan taat pada aturan-aturanya.
Firman allah dalam QS ali imran ayat 103 :
وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ
ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ
“dan berpegang teguhlah kamu
semuanya pada tali (agama) allah dan janganlah kamu bercerai-cerai”. Maka dari itu teman-teman mari jaga persatuan dan
kesatuan insyaallah apabila hal-hal tadi telah terealisasikan , bangsa kita
akan kuat dan kokoh , dan kita akan menjadi negara yang “baldatun thaiyyibatuh
wa robbun ghofur”.
Wallahul muwaffiq ila aqwamit thariq.
Comments
Post a Comment