PIDATO - Deavanza Almahyra Alie

 

Pada kesempatan ini, izinkan saya Deavanza Almahyra Alie untuk berbicara mengenai topik yang berhubungan dengan keseharian kita yakni “MENUNJUKKAN JATI DIRI SANTRI UNTUK MEWUJUDKAN MEMORI KOLEKTIF INDONESIA YANG SEJATI”.

Santri, kita begitu familiar bukan dengan kata ini, sebenarnya apa sih makna kata santri?

Apakah ada yang tahu?

Kata santri menurut KBBI berarti:Orang yang mendalami agama islam , Orang yang beribadah dengan sungguh sungguh,Orang yang mendalami pengajiannya dalam agama islam dengan berguru ketempat yang jauh seperti pesantren dan lainnya.

Sebagai santri, kita memiliki peran yang sangat besar dalam menciptakan masa depan bangsa ini, Kita tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga memegang teguh nilai nilai moral yang harus kita amalkan dalam kehidupan sehari hari. Namun, jati diri kita sebagai santri tidak hanya dilihat dari cara kita berpakaian atau kebiasaan kita dalam belajar, tetapi juga dari Tindakan nyata yang kita lakukan untuk Masyarakat dan bangsa. Our identity as santri is shaped by how we contribute to society and how we can use our knowledge for the betterment of our nation.

Leadies and gentleman

Indonesia adalah negara yang besar dan penuh dengan keberagaman. Dalam keberagaman itulah terletak kekuatan bangsa. Sejarah Panjang Indonesia mencatat berbagai perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan, termasuk para santri, yang telah berperan besar dalam kemerdekaan dan Pembangunan negara ini. Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat perjuangan itu.

Namun, untuk mewujudkan memori kolektif Indonesia yang sejati, kita sebagai santri harus menunjukkan kepada dunia siapa kita sebenarnya. It is our responsibility to ensure that Indonesia’s collective memory includes not only religious devotion but also social progress, economic innovation, and a spirit of unity.

Di dalam hadist dijelaskan

 مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ 

 

Barang siapa menginginkan kebahagian dunia, maka tuntutlah ilmu dan barang siapa yang ingin kebahagian akhirat, tuntutlah ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya, tuntutlah ilmu” HR.Bukhari dan muslim

Pendidikan adalah kunci untuk memajukan bangsa. Oleh karena itu, santri harus terus berusaha untuk meningkatkan kualitas diri melalui Pendidikan. Namun, Pendidikan tidak hanya terbatas pada bidang agama. Kita harus berani mengeksplorasi berbagai bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk menciptakan perubahan yang lebih besar.

Tidak hanya itu, santri juga menjadi pemimpin di masa depan. Pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Leadership is not just about knowledge, but about intergrity, emphaty, and the ability to inspire others to work togheter towards a common goal.

Apakah kita sudah melakukan semuanya?

Kalau sudah,

Mari kita buktikan bahwa santri adalah bagian dari masa depan Indonesia yang lebih baik. Kita harus berkomitmen untuk terus belajar, berbuat kebaikan, dan menjaga nilai nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita. By doing so, we will help create a collective memory of Indonesia that is full of progress, unity, and peace.

Sebagai penutup, mari kita ingat jati diri santri tidak hanya tercermin dari penampilan fisik atau kepandaian dalam ilmu agama, tetapi dari kontribusi nyata kita dalam Masyarakat dan Negara.

So, Let god do his best

We do the rest

Biarkan tuhan melakukan yg terbaik

Kita melakukan sisanya

I think this is enough for me

Thank you for the great attention guys...

stay happy, stay healthy, and have a good day

 

Comments

Popular posts from this blog

PIDATO - Ahmad Ghulamir Roqi "Melestarikan Budaya Di Era Globalisasi"

PIDATO - Ahmad Hanif Amrullah "MEMBANGUN UKHUWAH ISLAMIYAH MENURUT AL-QUR’AN DAN HADIST"

PIDATO - Galuh Irawan Maya Sari "Melestarikan Budaya Nasional sebagai santri Generasi Penerus Bangsa dan Negara"